Rabu, 25 Maret 2015

TUGAS SOFTSKILL 1 - PENGANTAR TEKNOLOGI GAME

Nama : Marihot Kaisar
NPM : 54412439
Kelas : 3IA24

PENGANTAR TEKNOLOGI GAME

Hampir setiap anak menyukai game, apapun bentuk game itu sendiri. Mulai dari game yang sifatnya sederhana sampai game yang paling modern sekalipun. Bila tidak dikontrol oleh orang tua, anak akan sangat larut dalam dunia game tersebut. Namun bila orang tua terlalu mengekang anak dan tidak mengijinkan akan bermain game, sudah pasti anak akan sembunyi-sembunyi dalam bermain game. Langkah paling bijak bagi orang tua adalah  memberikan ijin kepada anak untuk bermain game dengan beberapa syarat dan "perjanjian" yang harus ditaati sang anak. 
 
 
Berikut ini adalah pengertian dan definisi game:
 
# JOHN C BECK & MITCHELL WADE
Game adalah penarik perhatian yang telah terbukti
 
Game adalah lingkungan pelatihan yang baik bagi dunia nyata dalam organisasi yang menuntut pemecahan masalah secara kolaborasi
 
# IVAN C. SIBERO
Game merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan dan dinikmati para pengguna media elektronik saat ini. 
 
# FAUZI A
Game merupakan suatu bentuk hiburan yang seringkali dijadikan sebagai penyegar pikiran dari rasa penat yang disebabkan  oleh aktivitas dan rutinitas kita
 
# SAMUEL HENRY
Game merupakan bagian tak terpisahkan dari keseharian anak, sedangkan sebagian orang tua menuding game sebagai penyebab  nilai anak turun, anak tak mampu bersosialisasi, dan tindakan kekerasan yang dilakukan anak
 
# ANDIK SUSILO
Game adalah salah satu candu yang susah  dihilangkan, bahkan ada yang mengatakan bahwa candu game online setara dengan narkoba
 
# JOHN NAISBITT
Game merupakan sistem partisipatoris dinamis karena game memiliki tingkat penceritaan yang tidak dimiliki film
 
# ALBERT EINSTEIN
Game adalah bentuk investigasi paling tinggi
 
# WIJAYA ARIYANA & DENI ARIFIANTO
Game merupakan salah satu kebutuhan yang menjadi masalah besar bagi pengguna komputer, karena untuk dapat memainkan game dengan nyaman, semua komponen komputernya harus memiliki kualitas yang baik, terutama VGA card-nya 

PERKEMBANGAN GAME
Perkembangan teknologi sangat berpegaruh terhadap perkembangan game, dimana perubahannya akhir-akhir ini makin pesat berkembang. Pada sekitar awal dekade 80-an, sebenarnya sudah ada persaingan ketat antar perusahaan game dalam memasarkan produknya. Game yang populer dengan nama video game ini hanya bisa dimainkan oleh satu atau dua orang pemain pada sebuah console. Pesawat televisi dibutuhkan sebagai media tampilan. Jenis game-nya juga masih sangat sederhana dengan grafik yang sangat kasar. Tampilannya mirip seperti game dari bahasa program Java, yang bisa dimainkan di handphone sekarang ini. Perusahaan game yang terkenal pada saat itu adalah Atari, Sega dan Nintendo.
Video game atau Console game ini adalah sebuah bentuk dari multimedia interaktif yang digunakan untuk sarana hiburan. Game ini dimainkan dengan menggunakan sebuah alat yang bisa digenggam oleh tangan dan tersambung ke sebuah kotak alat atau console. Alat yang digenggam tangan tadi dikenal dengan nama joystick. Isinya adalah beberapa tombol-tombol sebagai kontrol arah maju, mundur, kiri dan kanan, dimana fungsinya adalah untuk berinteraksi dan mengendalikan gambar-gambar di layar pesawat televisi. Game ini juga biasanya dimainkan dengan memasukan sebuah keping CD yang bisa diganti-ganti atau cartridge yang harus dimasukkan ke dalam game console.
Video game dengan console kini juga sudah berkembang pesat. Saat ini, pemain yang cukup dominan adalah X-Box dari Microsoft dan PlayStation keluaran Sony. PlayStation (PS) telah sukses dengan PSP-nya yang portable dan PS2 yang fenomenal karena harganya yang cukup murah, sekitar Rp.1,5 juta. Saat ini di pelosok perumahan umumnya terdapat rental PS2 yang bisa dimainkan dengan biaya berkisar hanya Rp.1,500 per jam. PlayStation ini sendiri telah mengeluarkan versi baru, yaitu PS3 dengan harga banderol yang masih mahal, Rp.7 juta-an per unit (pada pertengahan 2007). Tidak diragukan lagi, tampilan dan akselerasinya jauh lebih halus dan cepat dari generasi pendahulunya.
Para gamers lama kelamaan menginginkan suatu permainan yang tidak saja dapat dimainkan oleh 2 orang, tapi juga bisa dimainkan secara massal dan bersamaan tanpa memandang jarak misalnya antar daerah satu yang lainnya hingga menembus jarak antar negara. PlayStation dan X-Box pun tampil sebagai sebuah console yang sudah bisa dimainkan secara online.
Selain dari console, game juga bisa dijalankan dari personal computer (PC) atau sering juga disebut juga PC game. Game di PC tidak kalah menariknya dibanding dengan di console. Mari kita lihat bedanya.
Di dalam video game atau console game kita menemukan adanya lingkungan bermain game yang lebih sederhana dibanding pemain di PC game, bukan hanya terutama karena keterbatasan fitur dari joystick, tapi karena disebabkan keterbatasan teknologi di dalam perangkat keras (hardware) pada console serta output resolusi visual yang secara potensial lebih rendah.
Seperti kita ketahui, pada setiap PC umumnya terdapat sebuah keyboard dan sebuah mouse yang bisa digunakan dalam desain permainan game yang lebih kompleks. Gambar grafik yang ditampilkan di PC game lebih hidup dan tajam, tergantung dari pemakaian display adapter card atau video card yang digunakan pada mainboard komputer. Semakin mutakhir dan besar kapasitas memori video card-nya, maka semakin halus pula resolusi dan akselerasi game-nya. Sedang console game biasanya dimainkan di televisi, dimana ketajaman gambar lebih rendah dan game biasanya dimainkan dari jarak dekat.
Jenis game yang tersedia untuk sebuah video game atau console ditentukan dari tuntutan pasar dan tren. Video game atau console menurut anggapan banyak orang, lebih dianggap sebagai mainan anak-anak kecil, sedangkan PC adalah mainan mereka yang lebih ‘dewasa’. Karena itu, beberapa tahun lalu, console lebih banyak terlihat memainkan game yang lebih sederhana, seperti platform games, tembak-menembak (shoot-em-up) dan pukul-memukul (beat-em-up). Sedang PC game lebih didominasi ke genre RPG, strategi dan simulasi.
Dengan adanya perkembangan video game atau console diantara pasar orang dewasa, perbedaannya dengan PC game juga semakin berkurang. Akhir-akhir ini strategy games, role-playing games dan game simulasi, walau tidak sebanyak di PC game, sudah bisa didapatkan di video game.
Awalnya, jika kita bermain sendiri di PC atau komputer, yang menjadi lawan kita adalah komputer itu sendiri. Tetapi dengan sistem jaringan (LAN: local area network), kita bisa melawan orang lain pada komputer yang terpisah, yang lebih dikenal dengan istilah multiplayer. Untuk dapat memainkannya, kita harus menghubungkan PC atau komputer ke sekelompok PC lain yang saling terhubung. Multiplayer game ini bisa dimainkan dengan jaringan lokal tanpa akses internet, tetapi bisa juga dengan menggunakan akses internet. Multiplayer game yang tidak membutuhkan akses internet disebut juga sebagai LAN game.
Di Indonesia sendiri, sejak tahun 2000-an, LAN game didominasi oleh game tembak-menembak, diantaranya Counter Strike (CS) dan game strategi Warcraft. Game ini masih memiliki keterbatasan dalam jumlah pemain. Lawan kita dalam game hanya terbatas pada jumlah PC yang terhubung dalam jaringan lokal tersebut. Jika game tadi ingin lebih dimainkan secara massal, secara bersamaan dan tanpa mempertimbangkan jarak, maka PC itu harus terhubung dengan jaringan internet. Karena dari aplikasinya yang harus terhubung atau online dengan internet, maka banyak orang menyebutnya sebagai online game.

Game berarti “hiburan”. Permainan game juga merujuk pada pengertian sebagai “kelincahan intelektual” (intellectual playability). Sementara kata “game” bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Ada target-target yang ingin dicapai pemainnya. Kelincahan intelektual, pada tingkat tertentu, merupakan ukuran sejauh mana game itu menarik untuk dimainkan secara maksimal.
Menurut Alan Shiu Ho Kwan (2000), setidaknya ada enam faktor yang melatari seseorang bermain games: adanya tawaran kebebasan, keberagaman pilihan, daya tarik elemen-elemen gam, antarmuka (interface), tantangan dan aksesibilitasnya. Berdasarkan pengertian di atas, dapat kita simpulkan bahwa hampir seluruh manusia pasti pernah bahakan menyukai games, termasuk mahasiswa. Untuk itu akan dibahas mengenai sejarah perkembangan games di komputer dan juga perkembangannya, serta pengaruhnya terhadap mahasiswa.
Perkembangan games sangat pesat. Games yang pertama hanya berupa permainan tenis for two pada Osiloskop. Kemudian berkembangan hingga games 3 Dimensi bahkan sekarang berrkembang menjadi games on line yang mayoritas disukai oleh para pelajar dan mahasiswa. Games juga dapat dioperesikan di berbagai sistem operasi, seperti Windows maupun Linux. Hal itulah yang saat ini dikhawatirkan oleh para orang tua pelajar dan mahasiswa.
Games sebenarnya sangat penting untuk perkembangan otak manusia. Seorang manusia akan mulai berpikir jika sudah dihadapkan dengan sebuah masalah. Sedangkan, pada sebuah games, kita dihadapkan dengan berbagai macam masalah dan kita dituntut untuk memecahkannya sedemikian rupa sehingga kita dapat menyelesaikan atau bahkan kita dapat memenangkan permainan/games yang kita mainkan.
Tetapi dibalik semua keuntungan tersebut, terdapat suatu ancaman yang hingga saat ini masih menjadi sebuah tantangan bagi para pemain games, yaitu kecanduan games. Masalah tersebut justru membuat para pengelola industri games kegirangan. Dengan begitu produk games yang mereka tawarkan dapat laris di pasaran. Tetapi tidak bagi para pemain atau pecandu games. Mereka menjadi ketagihan dan tidak dapat melepaskan diri dari ketergantungan untuk tetap memainkan games favorit mereka dengan frekuensi permainan yang dapat menganggu kegiatan.


HAL - HAL YANG DIBUTUHKAN DALAM MEMBUAT GAME
  1. 1.      Menentukan Spesifikasi Game
Misalnya dengan menentukan game yang akan dibuat 2D atau 3D lalu, berapa rentan usia yang di targetkan dalam game yang akan dibuat. Lalu tentukan juga berdasarkan settinganya, bagaimana strategi yang digunakan.
  1. 2.      Menentukan Alur Game
Dalam pembuatan game diperlukan penentuan jalan cerita dari game yang akan kita buat, contohnya dengan seperti penentuan di berbagai level (pasti di setiap level terdapat jalan cerita yang ketika levelnya semakin tinggi maka tingkat kesulitanya pun semakin tinggi pula). Lain halnya ketika kita membuat game yang berbasis animasi/film-film (seperti Harry Potter, Spiderman, Cinderella, dll). Hal-hal yang harus kita ketahui jika kita memilih game yang berbasis animasi/film-film adalah dimana tempatnya, bagaimana cara mengalahkannya, berapa musuhnya, dll.
  1. 3.       Mencari bahan-bahan yang dibutuhkan
Bahan-bahan yang digunakan yaitu gambar-gambar, efek-efek, dan juga musik atau backsound.
  1. 4.      Implementasi Program
Disini lah inti dari pembuatan game, yaitu pengkodingan atau mengimplementasi ke dalam program. Pada tahap ini di butuhkan pemahaman tentang pemograman yang berorientasi objek, grafika komputer dan juga pengetahuan tentang bahasa pemograman tersebut.
  1. 5.      Mencoba dan Perbaikan program
Ini adalah tahap akhir dari semua perjalanan pembuatan game yaitu pengecekan program aplikasi game yang anda buat. Dalam tahap ini pengecekan yang dilakukan sebaiknya dilakukan oleh orang lain, agar kita dapat mengetahui pendapat orang lain.
Banyak aplikasi untuk mebuat game yang bisa di gunakan siapapun bukan hanya untuk yang ahli programing game tapi kita juga bisa membuat game kita sendiri. Berikut adalah beberapa aplikasi yang biasa digunakan untuk membuat game, game yang berbasis Flash yakni:
  1. AlbinoBlackSheep
  2. FlashKit
  3. Kirupa
  4. Lassie Adventure Studio
  5. Sploder
  6. Anim8or
  7. Byond
  8. Game Discovery
  9. Martin Piecky’s Website
  10. VGMusic
  11. Visionaire2d
  12. YoYoGames
  13. Charas-Project
  14. CrankEye
  15. DualSolace
  16. FreeMMORPGMaker
  17. PhanxGames
  18. PlayerWorlds
  19. RPG maker
  20. RPGCrisis
  21. RPG Revolution
Berdasarkan jenis atau alat yang digunakan yaitu sebagai berikut :
  1. Arcade games
Yaitu yang sering disebut dengan ding-dong (di indonesia), pada game ini biasa berada dalam tempat khusus atau dalam suatu box yang biasa di rancang untuk jenis video games tertentu.
  1. PC Games
Yaitu video games yang dimainkan menggunakan personal computer.
  1. Console games
Yaitu games yang dimainkan menggunakan suatu console tertentu, seperti PS, PS2, PS3, Nitendo Wii, dll
  1. Handheld games
Yaitu games yang dimainkan juga menggunakan suatu console tertentu namun console yang dapat dibawa kemana-mana, seperti Nitendo DS dan PSP.
  1. Mobile games
yaitu games yang dimainkan khusus untuk mobile phone atau PDA.
Berdasarkan “Genre” Permainannya yaitu sebagai berikut :
  1. Aksi – Shooting (tembak-tembakan, pukul-pukulan, atau tusuk-tusukan dari tokoh didalamnya.)
  2. Fighting (pertarungan)
  3. Aksi – Petualang
  4. Simulasi, Konstruksi dan manajemen
  5. Role Playing
  6. Srategi
  7. Puzzle
  8. Simulasi Kendaraan (perang, balapan, luar angkasa, mecha)
  9. Olahraga
JENIS - JENIS GAME :
  1. Multipleyer Online
Yaitu game yang sedang trend di indonesia bahkan didunia. Game ini dimainkan secara online sistem pembayaran biasanya menggunakan voucer. Game ini dapat dimainkan lebih dari 2 orang atau secara bersamaandalam dunia virtual, contonya seperti : Ragnarok Online, O2jam, World of Warcraft, Ayo Dance, dll
  1. Casual games
Yaitu game yang rileks dan sangat mudah untuk dipelajari (bahkan cenderung gampang/mudah untuk dimainkan). Jenis ini biasanya memerlukan spesifikasi komputer yang standar pada jamannya dan ukuranya tidak lebih dari 100 MB
  1. Edugames
Yaitu game yang bertujuan sebagai alat pendidikan
  1. Advergames
Yaitu games yang biasanya di buat untuk memberitahukan / mengundang langsung / media iklan/ media promosi. Biasanya games jenis ini menampilkan produk-produk atau brand mereka secara terang-terangan atau tersembunyi.

BEBERAPA SOFTWARE UNTUK MEMBUAT SEBUAH GAME
  1. Adventure Maker Free Edition
Aplikasi untuk membuat game yang satu ini tidak hanya bisa digunakan untuk PC Windows karena kamu bisa memanfaatkannya untuk membuat game jenis point-and-click di PSP, Iphone, atau Ipod Touch. Tak hanya bisa untuk membuat game, Adventure Maker ini juga bisa digunakan untuk membuat aplikasi mutimedia, virtual tours, aplikasi edukasi, ataupun presentasi. Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa membuat game tak sesusah dulu. Dengan menggunakan aplikasi ini, kamu hanya perlu mengimpor gambar dan menambah beberapa titik yang nantinya berfungsi untuk menghubungkan gambar satu dengan lainnya. Aplikasi yang mendukung Windows XP dan Vista ini menyediakan fitur “Load/Save Game” functions, inventory items, 360-degree interactive panoramas, dukungan untuk format Flash, karakter untuk pembuatan game third-person, full-screen transitions, efek air dan asap, hingga dukungan untuk 30 lebih format file multimedia. Yang menyenangkan lagi, aplikasi ini memiliki sampel game yang juga terdapat tutorialnya sehingga kamu bisa mencobanya dengan kreasi sendiri. Bahkan untuk menambah fungsi program, sejumlah plugin gratis juga tersedia dan bisa kamu download di Adventuremaker.com.
  1. 3D Game Studio
Aplikasi ini akan sangat cocok jika kamu ingin membuat game, baik 2D maupun 3D khususnya Role Playing Game. Aplikasi ini menyediakan komponen seperti background air, tanah, dan juga udara. Dalam sebuah game, tentu kamu akan membutuhkan karakter untuk memainkannya. Nah, karakter yang tersedia di 3D Game Studio ini terbagi menjadi dua, yaitu karakter yang bisa dimainkan dan yang tak bisa dimainkan. Di mana karakter yang terbentuk bisa diset mulai dari status, visual, behavior, dan perlengkapan karakter lainnya. Bisa dikatakan 3D Game Studio adalah aplikasi yang terbaik untuk belajar membuat game 2D atau 3D, karena tutorialnya, contoh, plugin yang disediakan pun banyak, bagi yang bisa programming lebih bagus lagi karena ada API buat bahasa pemrograman seperti Delphi, .NET C#
  1. Adventure Game Studio
Sesuai dengan namanya, aplikasi ini diperuntukkan untuk membuat game petualangan dalam tampilan semi 3D. Untuk yang menguasai pemrograman akan lebih mudah menggunakan aplikasi ini. Namun, untuk pemula bukan berarti tak bisa membuat game menggunakan aplikasi ini. Adventure Game Studio menyediakan tutorial mulai dari awal dan step by stepnya secara gratis. Bahkan tersedia juga resource page di situs web sang pembuat untuk mengakses tips dan triknya. Adventure Game Studio memungkinkan kamu membuat game petualangan jenis point-and-click, seperti aneka game buatan pembuat game Sierra dan Lucasart yang terbit di tahun 1990-an.  Terdapat beberapa fasilitas yang akan kamu dapatkan, mulai dari panduannya, hingga template klasik yang memungkinkan kamu untuk mengedit dan memodifikasi sesuai keinginan. Aplikasi ini kompatibel dengan Windows 2000, XP, dan Vista serta membutuhkan penginstalan .NET Framework 2.0. Butuh pemahaman sebelum menggunakannya, tapi feature pengaturan game sangat fleksibel, sehingga kamu dapat menentukan format resolusi tampilan game hingga personalisasi GUI (Graphic User Interface-nya).
  1. RPG Maker VX
Jika kamu menggunakan aplikasi ini untuk membuat game, maka kamu tak perlu repot memikirkan karakternya. RPG Maker VX menyediakan karakter, dengan kekurangan wajah karakter yang tak bisa diubah. Aplikasi ini mungkin cocok untuk membuat game bergenre ROG seperti Harvest Moon, Digimon, dan lainnya. Dengan penggunaan game ukuran kecil akan membuat kamu lebih kreatif tanpa takut pusing memikirkan scripting.
  1. Game Maker
Nah, aplikasi untuk membuat game adalah Game Maker yang mudah untuk digunakan. Akan ada banyak bentuk game yang bisa kamu ciptakan dari aplikasi yang satu ini, misalnya permainan puzzle, tembak-menembak, hingga permainan tiga dimensi dan first person shooter. Tak menguasai bahasa pemrograman? Tenang saja karena kamu dapat mengunduh beragam tutorial di situs sumbernya. Kamu bisa mengunduh background, musik latar, skrip pemrograman (agar tak repot membuat kode), banner, hingga fasilitas untuk membuat cheat codes di game buatanmu.


TAHAPAN - TAHAPAN DALAM PEMBUATAN GAME :
  1. Tentukan genre game
    Tentukan jenis dan ide seperti apa game yang akan kita buat, bagaimana cara memainkannya dan sasaran game.

  2. Tentukan tool yang ingin digunakan
    Dengan apakah Anda ingin membuat game tersebut, biasanya game dibuat dengan bahasa pemograman, ada software yang menggunakan bahasa pemograman dalam pembuatan game atau sama sekali tidak membutuhkan pemograman dalam pembuatannya, sehingga Anda hanya perlu menggunakan mouse untuk mengatur jalannya game, karakter jagoan, musuh dan beberapa komponen game lainnya, software untuk membuat game sangat membantu Anda dalam membuat sebuah game.

  3. Tentukan gameplay game
    Gameplay adalah sistem jalannya game tersebut, mulai dari menu, area permainan, save, load, game over, story line, mission sukses, mission failed, cara bermain dan sistem lainnya harus ditentukan. Semua sistem yang digunakan dalam game disebut dengan gameplay.
  4.  Tentukan grafis yang ingin digunakan
    Grafis  dibagi menjadi tiga jenis yaitu jenis kartun, semi realis, atau realis. Pilih jenis grafis yang sesuai kebutuhan game dan sesuai dengan kemampuan, pilih software apa yang ingin digunakan dalam pembuatan gambarnya, pilih yang paling mudah.

  5. Tentukan suara yang ingin digunakanGunakan  suara/audio yang cocok dengan bagian-bagiannya. Kemudian pilih software yang ingin digunakan untuk membuat atau mengedit suara yang akan digunakan dalam game
  6. Lakukan perencanaan waktuRencanakan waktu pembuatan game, dengan begitu bisa membuat game sesuai dengan urutan waktu. Perencanaan waktu pembuatan game ini sangat baik untuk dilakukan.
  7. Proses pembuatanTerakhir, lakukan pembuatan game karena semua komponen yang diperlukan sudah disiapkan dari awal.
JENIS - JENIS GAME
Jenis-jenis game biasanya digunakan untuk mengkatagorikan sebuah game berdasarkan dari interaksi gameplay daripada perbedaan tampilan atau narasi. Sebuah jenis game dapat didefinisikan dengan kumpulan dari sebuah tipe permainan dari game tersebut. Game-game tersebut dapat diklasifikasikan dengan berbagai pengaturan atau dari konten dari isi game tersebut, tidak seperti hasil fiksi seperti films ataupun buku. Sebagai contoh, sebuah game action tetap saja disebut game action, biarpun game tersebut mengambil tempat di dunia fantasi ataupun di ruang angkasa.



Action

Sebuah game action membutuhkan pemain dengan kecepatan reflex, akurasi, dan ketepatan waktu untuk menghadapi sebuah rintangan. Ini adalah dasar dari kebanyakan sebuah jenis game, dan salah satu yang dibutuhkan oleh pemain. Game action biasanya mempunyai gameplay yang berhubungan dengan pertarungan. Banyak sekali sub jenis dari game action, contohnya fighting games dan first-person shooters.



Beat 'em up/ Hack and Slash

Game Beat 'em up dan hack and slash mempunyai ciri pertarungan jarak dekat antara satu dengan banyak musuh. Jenis game ini menjadi populer pada tahun 1987 dengan di rilisnya Double Dragon, yang disusul oleh banyak game yang mirip dengan game tersebut.



Fighting Game

Game fighting biasanya mempunyai ciri pertarungan satu lawan satu antara dua karakter, yang dimana salah satu dari karakter di kendalikan oleh komputer. Salah satu contoh game fighting adalah Street Fighter II.



Maze Game

Game Maze biasanya mempunyai tempat bermain yang berisikan maze atau teka-teki, yang dimana pemain harus menggerakan/menavigasikan. Salah satu game maze yang paling terkenal adalah Pac-Man.



First-Person Shooter
Game First-Person Shooter, yang biasanya dikenal dengan sebutan FPS menekankan pemotretan dan tempur dari perspektif karakter yang dikendalikan oleh pemain. Perspektif ini dimaksudkan untuk memberikan pemain perasaan "berada di sana", dan memungkinkan pemain untuk fokus pada bidikan. Contoh game seperti ini antara lain Team Fortress, Halo, Killzone, Metroid Prime, Unreal Tournament, Call of Duty, TimeSplitters, masih banyak lagi.

MMOFPS
Game massively multiplayer online first person shooter (MMOFPS) adalah jenis dari game massively multiplayer online yang menggabungkan game first person shooter dengan dunia maya di mana sejumlah besar pemain dapat berinteraksi melalui internet. Sedangkan game FPS standar membatasi jumlah pemain untuk mampu bermain dalam pertandingan multiplayer. ratusan pemain dapat bertempur satu sama lain pada server yang sama dalam sebuah MMOFPS.

Action-Adventure
Game action-adventure menggabungkan unsur-unsur jenis komponen antara game action dan game adventure, biasanya menampilkan rintangan yang berjangka panjang yang harus diatasi menggunakan alat atau item sebagai alat bantu dalam mengatasi rintangan, serta rintangan yang lebih kecil yang hampir terus-menerus ada. Game action-adventure pertama adalah game Adventure (1979) dari Atari 2600.

sumber :
http://carapedia.com/
http://www.idseducation.com 
http://bbdaebak.blogspot.com
http://vandredi-blog.blogspot.com
http://teg849.wordpress.com
https://indahapdew.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar